HTN STAIMAS Lakukan Studi Tiru ke UIN Sunan Kalijaga, Ini Tujuannya

Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri melakukan studi tiru ke Prodi HTN UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Senin (22/1/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Program Studi HTN STAIMAS Wonogiri, M. Rosyid Ridho, S.H., M.H., CPM, menuturkan kedatangannya bersama rombongan untuk melakukan studi tiru terkait beberapa hal seperti pengelolaan Prodi, dan perencanaan penyusunan review kurikulum, “Kami sebagai kampus yang masih baru, tentunya perlu belajar kepada kampus yang sudah mempunyai akreditasi unggul,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi HTN UIN Sunan Kalijaga, Drs. Rizal Qosim, M.Si, menjelaskan, bahwa pihaknya terkait tata kelola prodi sudah membagi tugas masing-masing. “Kami sudah mempunyai kesepakatan di HTN, bagaimana tugas Kaprodi, Sekprodi, dan apa saja tugas staf kami, kami atur agar semua tugas bisa berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Terkait sistem pembelajaran, ia mengatakan, pihaknya menekankan pada kualitas yang harus menjadi utama, “Jelas kami menekankan kualitas menjadi target, dalam pertemuan mahasiswa harus diberikan waktu istirahat sekitar sepuluh menit, agar mereka tidak jenuh dalam kelas,” Ucapnya.

Rizal, sapaan akrabnya menjelaskan, tujuan dengan diterapkannya jeda istirahat itu agar materi yang disampaikan oleh dosen bisa diterima dengan baik dan benar, “Penekanan kami terhadap kualitas bukan tanpa alasan, kami tidak mau lulusan HTN Sunan Kalijaga tidak baik secara kulaitas, mereka harus memberi manfaat setelah mereka lulus, bukan malah menjadi masalah dalam masyarakat,” terangnya.

Berkaitan dengan kurikulum, HTN UIN Sunan kalijaga menerapkan 30 persen mata kuliah harus memenuhi muatan HTN, “Dari beberapa pengelompokan mata kuliah, baik dari Universitas, Fakultas, dan Prodi, kami ada 30 persen yang itu berorientasi dengan Capaian Profil Lulusan,” terang Rizal.

Rizal juga menekankan kepada seluruh mahasiswa untuk lulus tepat waktu, jangan sampai ada yang terlambat lulus hingga berujung Drop Out (DO).

Setelah berdiskusi panjang dengan Ketua Program Studi HTN UIN Sunan Kalijaga, rombongan kembali disambut Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Drs. K.H. Makhrus Munajat, S.H., M.Hum, di ruangannya. Dalam diskusi ringan tersebut, Makhrus berencana ke Kampus STAIMAS Wonogiri untuk melakukan diskusi lebih lanjut dan melanjutkan kemungkinan kerjasama antar dua kampus.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *